Sekali lagi kami toko kain t'wo mengucapkan beribu kata maaf atas berubah-ubahnya harga cotton kaos kami. Tidak ada maksut dari kami serta tak ada maksut untuk mempermainkan itu, namun demikianlah keadaan harga pasar kain cotton. Perubahan harga dari pabrik tidak dapat dipatok dalam satu hari, namun hampir tiap hari siklus perubahan naik akan terus menerus. Semoga saja harga cotton menemui harga stabil, tanpa menghancurkan bisnis garmen dan konveksi-konveksi kecil di daerah-daerah terlebih yang berada di Jepara.
Kami ucapkan terima kasih atas perhatian dan kunjungannya para pelanggan, partner kerja, teman dan sahabat kami.
Jumat, 19 November 2010
Kamis, 18 November 2010
Netral AG treatment untuk Kain Antik dan Tiedye
Dari pada bingung mikirin harga kapas katun yang sangat berimbas pada berubahnya harga kain katun lebih baik kita bereksperimen di pergerakan sejumlah desain inovasi untuk mengangkat brand dan harga jual produk masing-masing. Siang ini kami melakukan sejarah singkat, membuat aksen yang cemerlang dari rubber netral AG untuk corak di kain antik serta mencobanya untuk kaos tiedye. Yupz..hasilnya cukup menggembirakan, aksen lebih tampak walau ada sedikit kesalahan, tapi ini akan menjadi treatment yang akan kami coba untuk motif dan corak baru di desain kami.
Senin, 15 November 2010
Belajar sablon kaos manual,,,marii
Yuk bikin desain gambar untuk kaosmu sendiri dan mempraktikannya dengan sablon sendiri.
Banyak artikel yang mengulas tentang sablon jadi kami tinggal meneruskan perjuangan mereka. terimakasih untuk sumbangsihnya, dengan rasa hormat kami pun membaginya lagi dengan teman-teman kami semua, dan semoga berguna dan penuh berkah.
Proses Persiapan Sablon
Desain gambar yang telah dibuat dengan program komputer disimpan ke dalam CD atau Flashdisk. File dalam bentuk TIF. Selanjutnya, diproses di tempat reproduksi cetak untuk dibuat film sablon. Jika Anda lebih mudah dengan menggambar sendiri, tanpa bantuan komputer boleh-boleh saja.
Desain gambar yang telah dibuat dengan program komputer disimpan ke dalam CD atau Flashdisk. File dalam bentuk TIF. Selanjutnya, diproses di tempat reproduksi cetak untuk dibuat film sablon. Jika Anda lebih mudah dengan menggambar sendiri, tanpa bantuan komputer boleh-boleh saja.
Alat Utama, Setelah desain menjadi film positif sablon
, dibutuhkan perlengkapan sablon diantaranya;
-
Bingkai Screen, untuk sablon kaos adalah jenis T48, T54, T61 dan T77. Ada yang terbuat dari kayu atau alumunium,
- Penjepit screen, penyekat yang disebut catok ini, digunakan jika Anda membutuhkan meja sebagai bantuan. Apabila Anda akan membuat produksi sablon kaos lebih banyak, benda yang satu ini sangat dibutuhkan,
-
Pemoles emulsi sablon untuk mengafdruk, bisa dengan menggunakan penggaris atau mistar kecil yang terbuat dari plastik,
-
Rakel, ada beberapa jenis rakel, tapi yang kita butuhkan adalah jenis rakel untuk kain, jika gambar untuk di kaos berukuran kecil, cukup rakel berukuran kecil saja,
- Strong blue, emulsi untuk tinta berbasis air,
- Hair Dryer / kipas angin,
- Penyemprot air (water spray),
- Sabun colek / krim (bukan deterjen),
- Lakban Coklat (jika menggunakan lakban bening, akan sulit membaca detail gambar pada screen),
- Kaca dengan tebal 5mm, ukurannya disesuaikan dengan luas screen,
- Bantalan kain hitam, boleh berisi spon,
- Kayu triplek, seukuran dengan kaos yang akan dicetak, sebelumnya diberi lem stiker terlebih dahulu, fungsinya agar kaos tidak bergeser pada saat disablon. Triplek ukuran kaos S bisa digunakan kaos ukuran L, tapi tidak sebaliknya,
- Kain perca, disarankan dari bahan kaos juga, agar menyerap air.
Cara Menyablon Kaos dengan Sablon Manual
Untuk Mendapatkan Hasil cetak Sablon yang sesuai dengan keinginan Anda, maka penting untuk mengenal dan menerapkan langkah / tahapan yang benar dalam Proses Menyablon.
1. Tahapan Pra Cetak, yang termasuk dalam tahapan ini adalah :
1. Proses Design
Proses ini berkaitan dengan ide atau gagasan anda yang diwujudkan dalam suatu suatu proses pencitraan sehingga ide / gagasan anda tersebut akhirnya memiliki bentuk yang konkret ( biasanya disebut design / artwork ).
Misalkan, anda memiliki sebuah gagasan akan sebuah gambar monyet yang sedang memakan pisang dan anda ingin menambahkan sebuah dialog lucu yang diucapkan oleh monyet tersebut. Pada saat itu, gambaran tersebut hanya ada di benak / imajinasi anda dan belum memiliki bentuk pencitraan yang konkret.
Nah tugas anda selanjutnya adalah mewujudkan gambaran tersebut kedalam bentuk yang konkret, bagaimana caranya ? ada beberapa teknik, misalnya : dengan photography ( mengambil photo monyet yang sedang makan pisang ), dengan gambar tangan ( hand drawing ), dan lain sebagainya.
Pada intinya adalah, proses design mengubah ide / gagasan anda menjadi bentuk yang lebih konkret, yang dapat dilihat oleh semua orang ( kecuali orang buta dan rabun ), dan tujuan akhirnya untuk proses menyablon adalah agar design anda tersebut dapat diolah menjadi Film / Klise Sablon.
2. Pembuatan Film / Klise Sablon
Sekarang anda telah memiliki design yang siap untuk dicetak, langkah selanjutnya adalah mengolahnya menjadi Film / Klise Sablon.
3. Proses Stencil / Afdruk
Setelah anda memiliki Film / Klise Sablon, maka saatnya untuk memindahkan gambar / image yang tercetak di film sablon tersebut ke screen, melalui apa yang disebut proses afdruk.
4. Persiapkan Meja Kerja anda
ini sangat penting sebelum anda memulai proses pencetakan, sehingga saat anda sedang mencetak nanti tidak akan terganggu dengan kegiatan lainnya, misalnya tiba – tiba tinta yang anda gunakan habis, atau anda lupa untuk menyediakan tempat untuk pengeringan media yang baru dicetak, dan lain sebagainya.
2. Tahapan saat Cetak
Saat mencetak yang perlu anda perhatikan adalah penggunaan teknik sapuan rakel yang benar. Karena tugas mencetak sebenarnya sangat sederhana yaitu memindahkan tinta ke media yang diinginkan melalui kain saring / screen.
Selain itu, pelajari sifat – sifat dari tinta cetak yang sedang anda gunakan, karena tidak setiap tinta memiliki karakteristik yang sama. Parameter yang mungkin anda perlu ketahui adalah : kecepatan tinta untuk mengering, biasanya ini menjadi kendala karena tinta yang mengering terlalu cepat di screen akan menghambat proses pencetakan, anda perlu melancarkan kembali pori – pori kain saring / screen yang telah tersumbat oleh tinta yang telah mengering tersebut, karena bila tidak maka hasil cetak tidak dapat terbentuk dengan sempurna.
Catatan : salah satu kelebihan dari tinta plastisol yang digunakan dalam penyablonan t-shirts adalah bahwa tinta jenis ini tidak akan mengering, bahkan bila anda meninggalkannya diatas screen dalam jangka waktu yang lama, karena tinta jenis ini membutuhkan proses curing untuk mengeringkannya.
3. Tahapan Pasca Cetak
Ada tiga hal ( bisa lebih ) yang biasanya perlu anda lakukan setelah anda selesai melakukan pencetakan, yaitu :
1. Proses Drying
Setiap tinta cetak memerlukan waktu untuk mengering dengan sempurna, bahkan bila anda memegang tinta tersebut dan permukaannya anda rasa telah mengering, belum tentu tinta tersebut telah kering dengan sempurna, oleh karena itu penting untuk mengenal karakteristik tinta cetak yang anda gunakan. Untuk proses ini anda dapat melakukannya dengan melalui proses alami ( penjemuran – cukup diangin –anginkan saja ) atau dengan bantuan mesin ( kipas angin, blower, dsb. ).
2. Proses Curing
Proses ini memerlukan alat – alat yang khusus untuk dapat mengeringkan jenis – jenis tinta tertentu. Seperti misalnya tinta jenis plastisol yang perlu melalui proses pemanasan dalam temperatur yang sangat panas ( sekitar 143 – 166 0 C ), biasanya dengan menggunakan mesin conveyer atau flash heater. Untuk Tinta Karet / GL / Rubber, juga memerlukan proses curing, dengan menggunakan mesin hot press yang dapat diatur panas temperaturenya ( sekitar 110 – 130 0 C ).
Note :
Banyak praktisi sablon yang sering mengabaikan atau tidak melakukan proses ini dengan cara yang benar, sehingga mengakibatkan buruknya mutu hasil cetak. Bila hasil cetak / print ternyata pecah – pecah, luntur, pudar, dsb., mungkin ada yang salah dengan tahapan pengeringan atau curing yang anda lakukan.
3. Proses Burning / Pengopenan
Ada jenis – jenis tinta tertentu yang membutuhkan treatment seperti ini, pada dasarnya proses ini membakar / memanggang tinta tersebut sehingga mencapai titik pengeringan yang sempurna.
Rabu, 10 November 2010
Kain Katun Pindah Harga
Akhir-akhir ini situasi harga kain semakin tidak bisa ditentukan, lonjakan kain katun combed dari pabrikan Solo yang barusan saya peroleh untuk Combed 20s warna muda Rp 78.000,-, warna sedang 81.000,-, warna tua hingga Rp 85.000,-. Ini benar-benar membuat keresahan para penggerak dibidang garmen serta konveksian.
untuk itu kami minta maaf jika harga kain di toko kami pun tidak tetap, namun perubahan dari toko kami tidak terlalu drastis, kami hanya mengikuti apa yang terjadi di daerah kami setempat.
untuk itu kami minta maaf jika harga kain di toko kami pun tidak tetap, namun perubahan dari toko kami tidak terlalu drastis, kami hanya mengikuti apa yang terjadi di daerah kami setempat.
Senin, 08 November 2010
KABAR MERAPI SEKARANG
DUKA NEGRI INI ADALAH DUKA BANGSA DAN DUKA KAMI SEMUA
antara
Lava Pijar Merapi
REPUBLIKA.CO.ID,YOGYAKARTA--Gunung Merapi masih menyimpan energi yang besar, sehingga Badan Geologi belum dapat memprediksi kapan letusannya akan mereda."Sejak 3 November 2010 sampai sekarang Merapi telah empat hari meletus tanpa henti, itu berarti energi yang tersimpan masih besar," kata Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) R Sukhyar, di Yogyakarta, Minggu.
Menurut dia, energi yang dikeluarkan Gunung Merapi sejak letusan 3 November hingga 7 November 2010 masih terus berlangsung hingga sekarang, bahkan lebih besar dibanding letusan pertama yang terjadi pada 26 Oktober 2010. Ia mengatakan energi letusan Gunung Merapi pada 3-7 November 2010 tiga kali lebih besar dengan energi letusan pada 26 Oktober 2010."Kami tidak dapat memprediksi kapan energi tersebut habis, sehingga Gunung Merapi tidak lagi meletus. Sekarang, kita ikuti dulu saja apa yang dimaui gunung ini," katanya.
Meskipun energi yang dimiliki Merapi masih besar, namun Sukhyar mengatakan untuk sementara radius aman masih ditetapkan pada jarak di luar 20 kilometer dari puncak gunung.Penetapan radius aman tersebut, menurut dia didasarkan pada data-data sejarah letusan Gunung Merapi, khususnya jarak luncur awan panasnya. "Berdasarkan fakta sejarah, jarak luncur awan panas Merapi tidak pernah lebih dari 15 kilometer, yaitu hanya berkisar 12-13 kilometer, sehingga radius 20 kilometer itu belum akan diubah," katanya.
Kawah berdiameter 400 meter yang telah terbentuk di puncak gunung ini lebih terbuka ke selatan atau mengarah ke hulu Kali Gendol, sehingga awan panas yang diluncurkan Merapi akan mengarah ke kali tersebut. Namun demikian, Sukhyar mengatakan sebanyak 12 sungai yang berhulu di Gunung Merapi harus tetap diwaspadai, khususnya untuk ancaman awan panas dan lahar dingin.
Sementara itu, intensitas gempa vulkanik Gunung Merapi pada Minggu pukul 00.00 sampai pukul 00.06 WIB kembali meningkat dibanding dua hari sebelumnya. Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Surono mengatakan berdasarkan laporan hasil pemantauan aktivitas Merapi hingga pukul 06.00 WIB telah terjadi 31 kali gempa vulkanik. "Intensitas gempa vulkanik tersebut meningkat cukup tinggi dibanding Jumat dan Sabtu. Pada Jumat (5/11) sama sekali tidak ada gempa vulkanik," katanya, di Yogyakarta.
Selain meningkatnya intensitas gempa vulkanik, Gunung Merapi juga masih terus meluncurkan awan panas, dan awan panas beruntun terjadi pada pukul 03.02 WIB yang meluncur ke Kali Gendol dan Kali Woro. "Rentetan awan panas tersebut diawali dengan gempa vulkanik," katanya.
Sementara itu, suara gemuruh Merapi juga masih terdengar beruntun dari Kecamatan Kemalang dan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada pukul 03.00 hingga pukul 05.30 WIB. Kolom asap letusan setinggi enam kilometer berwarna kelabu condong ke barat terlihat dari Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, dan kilat terlihat dari Yogyakarta.
PVMGB masih mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mewaspadai ancaman banjir lahar karena intensitas hujan masih tinggi, apalagi material erupsi terus bertambah. Masyarakat juga tetap diminta untuk tidak beraktivitas di sepanjang alur sungai yang berhulu di Merapi, yang meliputi Kali Woro, Kali Gendol, Kali Kuning, Kali Boyong, Kali Bedog, Kali Krasak, Kali Bebeng, Kali Sat, Kali Lamat, Kali Senowo, Kali Trising, dan Kali Apu.
Status aktivitas vulkanik gunung berapi ini masih tetap "awas", dan wilayah aman bagi pengungsi serta masyarakat adalah tetap di luar radius 20 kilometer.
Terdengar sampai Gunung Kidul
Suara gemuruh Gunung Merapi terdengar sampai Kecamatan Semin, wilayah paling utara Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang berbatasan dengan Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Minggu pagi. "Suara gemuruh Gunung Merapi menjelang Shalat Shubuh membuat warga khawatir dan kemudian mereka memukul kentongan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadi gempa karena gemuruh itu terdengar cukup lama," kata Kepala Desa Bendung, Kecamatan Semin, Sukardi di Semin.
Ia mengatakan sempat mencari sumber suara gemuruh tersebut dengan melihat ke arah Gunung Merapi dari depan kantor Balai Desa Bendung bersama sejumlah warga. "Kami penasaran dengan suara gemuruh pagi tadi dan berusaha melihat Gunung Merapi dari depan kantor Balai Desa Bendung dan yang terlihat adalah sinar merah menyala seperti bara pada arah barat daya yang merupakan letak Gunung Merapi dari tempat kami," katanya.
Meskipun jaraknya jauh dari Gunung Merapi, Sukardi mengatakan tetap mengimbau warganya meningkatkan kewaspadaan. Suara gemuruh tersebut sempat membuat anak-anak dan warga ketakutan, karena suaranya terdengar begitu jelas, terkadang volumenya sangat jelas dan kadang mereda. Gemuruh itu terdengar dalam waktu hampir dua jam. "Anak-anak kami yang sudah terbangun menjadi takut dan tidak mau ditinggal, karena mendengar suara gemuruh itu," kata salah seorang warga Dusun Pencil, Bendung, Semin, Rukmini yang rumahnya berada di bukit.
Suara gemuruh pada Minggu pagi tersebut membuat banyak warga menjadi penasaran dan berkumpul di tempat-tempat yang lebih tinggi, dan tidak terhalang pepohonan agar dapat melihat ke arah Merapi.
Sementara itu, aktivitas seismik Merapi hingga Minggu pukul 12.00 WIB masih tinggi, ditandai dengan gempa tremor, guguran, awan panas beruntun, dan 31 kali gempa vulkanik.
Berdasarkan data dari PVMBG Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Minggu, aktivitas seismik gunung ini sampai sekarang masih tinggi, sehingga masyarakat diminta waspada dengan mematuhi jarak aman di luar radius 20 kilometer.
Laporan pengamatan Gunung Merapi dari Pos Ketep menyebutkan pada Minggu pukul 09.00 WIB terjadi banjir lahar skala kecil di Kali Pabelan di wilayah Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, dan diikuti hujan abu dan pasir vulkanik dalam radius 10 kilometer dari puncak gunung ini.
Warga masyarakat di "ring road" barat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan di Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah (Jateng), masih mendengar suara gemuruh serta suara yang menggelegar dari puncak gunung di perbatasan DIY dan Jateng itu.
Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta Subandriyo mengatakan pihaknya telah memasang dua alat seismometer yang ditempatkan di Ketep dan Museum Gunung Merapi untuk melengkapi alat di Pos Plawangan.
Kedua alat tersebut digunakan untuk menggantikan tiga alat pemantauan yang telah rusak terkena letusan Gunung Merapi. "Kemungkinan besar masih akan ada lokasi baru, tetapi masih dikaji lokasi yang aman sekaligus mampu memancarkan sinyal yang baik ke BPPTK," katanya.
Hanya isu
Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian Yogyakarta Subandrio menegaskan tidak benar akan terjadi awan panas sejauh 60 kilometer dari puncak Gunung Merapi, karena kabar itu hanya isu. "Masyarakat diminta tetap tenang, jangan panik, karena dalam sejarah Merapi belum pernah terjadi luncuran awan panas sejauh itu," katanya, di Yogyakarta, Minggu, menanggapi berbagai isu mengenai Gunung Merapi yang meresahkan masyarakat yang di antaranya menyebutkan akan terjadi awan panas sejauh 60 kilometer.
Oleh karena itu, kata dia, masyarakat diminta tetap tenang, dan mengikuti imbauan institusi yang berwenang seperti Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi, maupun Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK). "Masyarakat tidak perlu terpengaruh adanya isu tersebut, dan luncuran awan panas tidak mungkin melampaui jarak hingga ke zona aman yang telah ditentukan yaitu di luar 20 kilometer," katanya.
Subandrio mengatakan awan panas memang masih terjadi, dan antara pukul 11.00 hingga pukul 12.00 WIB, Minggu, terdengar suara gemuruh cukup keras dari Gunung Merapi. "Awan panas pada hari itu jarak luncurnya sejauh 1,5 kilometer hingga lima kilometer, dan dominan ke arah hulu Kali Gendol dan Woro," katanya.
Menurut dia, dalam beberapa hari terakhir arah luncuran awan panas ke hulu Kali Gendol, Boyong, dan Kali Krasak. "Tetapi pada Minggu, dominan ke Kali Gendol dan Woro," katanya.
Ia mengatakan Kali Gendol saat ini sudah dipenuhi endapan awan panas, karena awan panas terus-menerus terjadi sejak letusan pada 26 Oktober 2010. "Kali Gendol sekarang sudah penuh dengan endapan awan panas, dan apabila masih terus bertambah dengan volume yang sama, maka jika terjadi awan panas yang menuju ke sungai itu jarak luncurnya bisa jauh," katanya.
Meskipun luncuran awan panas bisa jauh, kata Subandrio tidak akan lebih dari 20 kilometer. "Namun, yang harus diwaspadai, awan panas Merapi saat ini terjadi terus menerus, dan setiap saat luncurannya bisa berubah arah," katanya.
Sehingga, kata dia, jika ada warga masuk ke zona tidak aman, itu sangat berisiko. "Oleh karena itu, agar warga tidak sering menengok ternak sapinya yang masih berada di zona tidak aman, sebaiknya sapi itu dibawa turun atau dievakuasi, atau bagaimana caranya lebih baik dijual," katanya.
Isu meresahkan
Sementara itu, seorang pakar geologi dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta mengimbau masyarakat untuk tidak mempercayai isu terkait erupsi Gunung Merapi, karena dengan meneruskan isu melalui pesan layanan singkat kepada orang lain, berarti ikut menyebarluaskan isu yang belum tentu benar, tetapi justru meresahkan.
"Jangan percaya isu mengenai erupsi Merapi, karena isu itu belum tentu benar, dan ikuti saran serta imbauan pemerintah khususnya dari institusi resmi yang memiliki kewenangan terkait dengan perkembangan aktivitas gunung tersebut seperti Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi, serta Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta," kata pakar geologi dari Universitas Gadjah Mada Agus Hendratno, di Yogyakarta, Minggu.
Menurut dia, sudah ada institusi resmi dari pemerintah yaitu PVMBG dan BPPTK yang memiliki kewenangan penuh untuk urusan Gunung Merapi sekaligus menginformasikannya kepada pemerintah daerah dan masyarakat guna mengambil langkah-langkah yang tepat terkait dengan upaya penyelamatan. "Institusi-institusi pemerintah itu yang semestinya diikuti dan dipatuhi, bukan isu-isu yang tidak jelas sumbernya yang hanya menambah keresahan dan kepanikan," katanya.
Sedangkan terkait dengan pengungsi Merapi, Agus Hendratno yang juga pemerhati dan mempelajari mitigasi bencana, berpendapat, pemerintah perlu memberikan bantuan dana sekadarnya kepada pengungsi khususnya kepala keluarganya untuk menunjang mobilitas mereka selama berada di tempat pengungsian.
Ia memberi gambaran selama ini setiap terjadi bencana dan kemudian pengungsi ditampung di suatu tempat, pemerintah dan para pihak penyumbang lebih banyak memberi bantuan berupa logistik terutama bahan pangan dan makanan siap dikonsumsi, serta obat-obatan maupun keperluan utama lainnya.
"Tetapi sering, salah satu di antara bantuan-bantuan tersebut jumlahnya berlebihan, karena tidak ada pengaturan dalam penyalurannya ke beberapa lokasi pengungsi, sehingga tidak jarang bantuan berupa nasi bungkus misalnya sampai basi karena menummpuk dan jumlahnya berlebihan, sehingga mubazir," katanya.
Oleh karena itu, dari pengalaman selama ini alokasi dana dari pemerintah untuk pengadaan logistik khususnya bahan pangan ketimbang jumlahnya berlebihan, maka lebih baik diberikan berupa uang, tetapi jangan terlalu besar atau secukupnya, untuk keperluan biaya mobilitas kepala keluarga pengungsi di antaranya membeli bahan bakar minyak (BBM) bagi kendaraannya, maupun membeli pulsa untuk telepon selulernya.
"Sebab, mereka selama di tempat pengungsian pasti melakukan komunikasi menggunakan telepon seluler dengan saudara maupun keluarganya di luar daerah, begitu pula mobilitasnya pasti tinggi, apalagi sebagai kepala keluarga," katanya.
Agus mengatakan siapa pun yang berada di tempat pengungsian untuk jangka waktu yang tidak jelas, karena bisa hanya beberapa hari, tetapi bisa juga lama, tentunya mengganggu konsentrasi pekerjaannya, terutama yang wiraswasta maupun pedagang serta petani dan peternak. "Mereka tidak bisa mencari nafkah untuk keluarganya, dan tentu di antara mereka hanya sebagian yang memiliki tabungan," katanya.
Mahasiswa pulang kampung
Ribuan mahasiswa asal luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan puluhan mahasiswa asing yang sedang menempuh studi di berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta, memilih pulang kampung karena takut dengan letusan Merapi. "Sekitar 71 dari 300 mahasiswa asal Malaysia pada Minggu ini sudah pulang ke negaranya dan sisanya masih dalam proses kepulangan," kata Kepala Humas dan Protokoler Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Suryo Baskoro, Minggu.
Sementara ribuan mahasiswa asal luar daerah juga pulang, menyusul kebijakan sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS) di DIY yang meliburkan kegiatan kuliah hingga 13 November 2010. Beberapa PTN dan PTS yang meliburkan kegiatan kampus, antara lain UGM, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Islam Indonesia (UII), Uviversitas Pembangunan Nasional (UPN), Universitas Atma Jaya Yogyakarta, dan berbagai universitas lain.
Menurut dia, energi yang dikeluarkan Gunung Merapi sejak letusan 3 November hingga 7 November 2010 masih terus berlangsung hingga sekarang, bahkan lebih besar dibanding letusan pertama yang terjadi pada 26 Oktober 2010. Ia mengatakan energi letusan Gunung Merapi pada 3-7 November 2010 tiga kali lebih besar dengan energi letusan pada 26 Oktober 2010."Kami tidak dapat memprediksi kapan energi tersebut habis, sehingga Gunung Merapi tidak lagi meletus. Sekarang, kita ikuti dulu saja apa yang dimaui gunung ini," katanya.
Meskipun energi yang dimiliki Merapi masih besar, namun Sukhyar mengatakan untuk sementara radius aman masih ditetapkan pada jarak di luar 20 kilometer dari puncak gunung.Penetapan radius aman tersebut, menurut dia didasarkan pada data-data sejarah letusan Gunung Merapi, khususnya jarak luncur awan panasnya. "Berdasarkan fakta sejarah, jarak luncur awan panas Merapi tidak pernah lebih dari 15 kilometer, yaitu hanya berkisar 12-13 kilometer, sehingga radius 20 kilometer itu belum akan diubah," katanya.
Kawah berdiameter 400 meter yang telah terbentuk di puncak gunung ini lebih terbuka ke selatan atau mengarah ke hulu Kali Gendol, sehingga awan panas yang diluncurkan Merapi akan mengarah ke kali tersebut. Namun demikian, Sukhyar mengatakan sebanyak 12 sungai yang berhulu di Gunung Merapi harus tetap diwaspadai, khususnya untuk ancaman awan panas dan lahar dingin.
Sementara itu, intensitas gempa vulkanik Gunung Merapi pada Minggu pukul 00.00 sampai pukul 00.06 WIB kembali meningkat dibanding dua hari sebelumnya. Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Surono mengatakan berdasarkan laporan hasil pemantauan aktivitas Merapi hingga pukul 06.00 WIB telah terjadi 31 kali gempa vulkanik. "Intensitas gempa vulkanik tersebut meningkat cukup tinggi dibanding Jumat dan Sabtu. Pada Jumat (5/11) sama sekali tidak ada gempa vulkanik," katanya, di Yogyakarta.
Selain meningkatnya intensitas gempa vulkanik, Gunung Merapi juga masih terus meluncurkan awan panas, dan awan panas beruntun terjadi pada pukul 03.02 WIB yang meluncur ke Kali Gendol dan Kali Woro. "Rentetan awan panas tersebut diawali dengan gempa vulkanik," katanya.
Sementara itu, suara gemuruh Merapi juga masih terdengar beruntun dari Kecamatan Kemalang dan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada pukul 03.00 hingga pukul 05.30 WIB. Kolom asap letusan setinggi enam kilometer berwarna kelabu condong ke barat terlihat dari Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, dan kilat terlihat dari Yogyakarta.
PVMGB masih mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mewaspadai ancaman banjir lahar karena intensitas hujan masih tinggi, apalagi material erupsi terus bertambah. Masyarakat juga tetap diminta untuk tidak beraktivitas di sepanjang alur sungai yang berhulu di Merapi, yang meliputi Kali Woro, Kali Gendol, Kali Kuning, Kali Boyong, Kali Bedog, Kali Krasak, Kali Bebeng, Kali Sat, Kali Lamat, Kali Senowo, Kali Trising, dan Kali Apu.
Status aktivitas vulkanik gunung berapi ini masih tetap "awas", dan wilayah aman bagi pengungsi serta masyarakat adalah tetap di luar radius 20 kilometer.
Terdengar sampai Gunung Kidul
Suara gemuruh Gunung Merapi terdengar sampai Kecamatan Semin, wilayah paling utara Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang berbatasan dengan Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Minggu pagi. "Suara gemuruh Gunung Merapi menjelang Shalat Shubuh membuat warga khawatir dan kemudian mereka memukul kentongan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadi gempa karena gemuruh itu terdengar cukup lama," kata Kepala Desa Bendung, Kecamatan Semin, Sukardi di Semin.
Ia mengatakan sempat mencari sumber suara gemuruh tersebut dengan melihat ke arah Gunung Merapi dari depan kantor Balai Desa Bendung bersama sejumlah warga. "Kami penasaran dengan suara gemuruh pagi tadi dan berusaha melihat Gunung Merapi dari depan kantor Balai Desa Bendung dan yang terlihat adalah sinar merah menyala seperti bara pada arah barat daya yang merupakan letak Gunung Merapi dari tempat kami," katanya.
Meskipun jaraknya jauh dari Gunung Merapi, Sukardi mengatakan tetap mengimbau warganya meningkatkan kewaspadaan. Suara gemuruh tersebut sempat membuat anak-anak dan warga ketakutan, karena suaranya terdengar begitu jelas, terkadang volumenya sangat jelas dan kadang mereda. Gemuruh itu terdengar dalam waktu hampir dua jam. "Anak-anak kami yang sudah terbangun menjadi takut dan tidak mau ditinggal, karena mendengar suara gemuruh itu," kata salah seorang warga Dusun Pencil, Bendung, Semin, Rukmini yang rumahnya berada di bukit.
Suara gemuruh pada Minggu pagi tersebut membuat banyak warga menjadi penasaran dan berkumpul di tempat-tempat yang lebih tinggi, dan tidak terhalang pepohonan agar dapat melihat ke arah Merapi.
Sementara itu, aktivitas seismik Merapi hingga Minggu pukul 12.00 WIB masih tinggi, ditandai dengan gempa tremor, guguran, awan panas beruntun, dan 31 kali gempa vulkanik.
Berdasarkan data dari PVMBG Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Minggu, aktivitas seismik gunung ini sampai sekarang masih tinggi, sehingga masyarakat diminta waspada dengan mematuhi jarak aman di luar radius 20 kilometer.
Laporan pengamatan Gunung Merapi dari Pos Ketep menyebutkan pada Minggu pukul 09.00 WIB terjadi banjir lahar skala kecil di Kali Pabelan di wilayah Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, dan diikuti hujan abu dan pasir vulkanik dalam radius 10 kilometer dari puncak gunung ini.
Warga masyarakat di "ring road" barat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan di Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah (Jateng), masih mendengar suara gemuruh serta suara yang menggelegar dari puncak gunung di perbatasan DIY dan Jateng itu.
Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta Subandriyo mengatakan pihaknya telah memasang dua alat seismometer yang ditempatkan di Ketep dan Museum Gunung Merapi untuk melengkapi alat di Pos Plawangan.
Kedua alat tersebut digunakan untuk menggantikan tiga alat pemantauan yang telah rusak terkena letusan Gunung Merapi. "Kemungkinan besar masih akan ada lokasi baru, tetapi masih dikaji lokasi yang aman sekaligus mampu memancarkan sinyal yang baik ke BPPTK," katanya.
Hanya isu
Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian Yogyakarta Subandrio menegaskan tidak benar akan terjadi awan panas sejauh 60 kilometer dari puncak Gunung Merapi, karena kabar itu hanya isu. "Masyarakat diminta tetap tenang, jangan panik, karena dalam sejarah Merapi belum pernah terjadi luncuran awan panas sejauh itu," katanya, di Yogyakarta, Minggu, menanggapi berbagai isu mengenai Gunung Merapi yang meresahkan masyarakat yang di antaranya menyebutkan akan terjadi awan panas sejauh 60 kilometer.
Oleh karena itu, kata dia, masyarakat diminta tetap tenang, dan mengikuti imbauan institusi yang berwenang seperti Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi, maupun Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK). "Masyarakat tidak perlu terpengaruh adanya isu tersebut, dan luncuran awan panas tidak mungkin melampaui jarak hingga ke zona aman yang telah ditentukan yaitu di luar 20 kilometer," katanya.
Subandrio mengatakan awan panas memang masih terjadi, dan antara pukul 11.00 hingga pukul 12.00 WIB, Minggu, terdengar suara gemuruh cukup keras dari Gunung Merapi. "Awan panas pada hari itu jarak luncurnya sejauh 1,5 kilometer hingga lima kilometer, dan dominan ke arah hulu Kali Gendol dan Woro," katanya.
Menurut dia, dalam beberapa hari terakhir arah luncuran awan panas ke hulu Kali Gendol, Boyong, dan Kali Krasak. "Tetapi pada Minggu, dominan ke Kali Gendol dan Woro," katanya.
Ia mengatakan Kali Gendol saat ini sudah dipenuhi endapan awan panas, karena awan panas terus-menerus terjadi sejak letusan pada 26 Oktober 2010. "Kali Gendol sekarang sudah penuh dengan endapan awan panas, dan apabila masih terus bertambah dengan volume yang sama, maka jika terjadi awan panas yang menuju ke sungai itu jarak luncurnya bisa jauh," katanya.
Meskipun luncuran awan panas bisa jauh, kata Subandrio tidak akan lebih dari 20 kilometer. "Namun, yang harus diwaspadai, awan panas Merapi saat ini terjadi terus menerus, dan setiap saat luncurannya bisa berubah arah," katanya.
Sehingga, kata dia, jika ada warga masuk ke zona tidak aman, itu sangat berisiko. "Oleh karena itu, agar warga tidak sering menengok ternak sapinya yang masih berada di zona tidak aman, sebaiknya sapi itu dibawa turun atau dievakuasi, atau bagaimana caranya lebih baik dijual," katanya.
Isu meresahkan
Sementara itu, seorang pakar geologi dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta mengimbau masyarakat untuk tidak mempercayai isu terkait erupsi Gunung Merapi, karena dengan meneruskan isu melalui pesan layanan singkat kepada orang lain, berarti ikut menyebarluaskan isu yang belum tentu benar, tetapi justru meresahkan.
"Jangan percaya isu mengenai erupsi Merapi, karena isu itu belum tentu benar, dan ikuti saran serta imbauan pemerintah khususnya dari institusi resmi yang memiliki kewenangan terkait dengan perkembangan aktivitas gunung tersebut seperti Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi, serta Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta," kata pakar geologi dari Universitas Gadjah Mada Agus Hendratno, di Yogyakarta, Minggu.
Menurut dia, sudah ada institusi resmi dari pemerintah yaitu PVMBG dan BPPTK yang memiliki kewenangan penuh untuk urusan Gunung Merapi sekaligus menginformasikannya kepada pemerintah daerah dan masyarakat guna mengambil langkah-langkah yang tepat terkait dengan upaya penyelamatan. "Institusi-institusi pemerintah itu yang semestinya diikuti dan dipatuhi, bukan isu-isu yang tidak jelas sumbernya yang hanya menambah keresahan dan kepanikan," katanya.
Sedangkan terkait dengan pengungsi Merapi, Agus Hendratno yang juga pemerhati dan mempelajari mitigasi bencana, berpendapat, pemerintah perlu memberikan bantuan dana sekadarnya kepada pengungsi khususnya kepala keluarganya untuk menunjang mobilitas mereka selama berada di tempat pengungsian.
Ia memberi gambaran selama ini setiap terjadi bencana dan kemudian pengungsi ditampung di suatu tempat, pemerintah dan para pihak penyumbang lebih banyak memberi bantuan berupa logistik terutama bahan pangan dan makanan siap dikonsumsi, serta obat-obatan maupun keperluan utama lainnya.
"Tetapi sering, salah satu di antara bantuan-bantuan tersebut jumlahnya berlebihan, karena tidak ada pengaturan dalam penyalurannya ke beberapa lokasi pengungsi, sehingga tidak jarang bantuan berupa nasi bungkus misalnya sampai basi karena menummpuk dan jumlahnya berlebihan, sehingga mubazir," katanya.
Oleh karena itu, dari pengalaman selama ini alokasi dana dari pemerintah untuk pengadaan logistik khususnya bahan pangan ketimbang jumlahnya berlebihan, maka lebih baik diberikan berupa uang, tetapi jangan terlalu besar atau secukupnya, untuk keperluan biaya mobilitas kepala keluarga pengungsi di antaranya membeli bahan bakar minyak (BBM) bagi kendaraannya, maupun membeli pulsa untuk telepon selulernya.
"Sebab, mereka selama di tempat pengungsian pasti melakukan komunikasi menggunakan telepon seluler dengan saudara maupun keluarganya di luar daerah, begitu pula mobilitasnya pasti tinggi, apalagi sebagai kepala keluarga," katanya.
Agus mengatakan siapa pun yang berada di tempat pengungsian untuk jangka waktu yang tidak jelas, karena bisa hanya beberapa hari, tetapi bisa juga lama, tentunya mengganggu konsentrasi pekerjaannya, terutama yang wiraswasta maupun pedagang serta petani dan peternak. "Mereka tidak bisa mencari nafkah untuk keluarganya, dan tentu di antara mereka hanya sebagian yang memiliki tabungan," katanya.
Mahasiswa pulang kampung
Ribuan mahasiswa asal luar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan puluhan mahasiswa asing yang sedang menempuh studi di berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta, memilih pulang kampung karena takut dengan letusan Merapi. "Sekitar 71 dari 300 mahasiswa asal Malaysia pada Minggu ini sudah pulang ke negaranya dan sisanya masih dalam proses kepulangan," kata Kepala Humas dan Protokoler Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Suryo Baskoro, Minggu.
Sementara ribuan mahasiswa asal luar daerah juga pulang, menyusul kebijakan sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS) di DIY yang meliburkan kegiatan kuliah hingga 13 November 2010. Beberapa PTN dan PTS yang meliburkan kegiatan kampus, antara lain UGM, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Islam Indonesia (UII), Uviversitas Pembangunan Nasional (UPN), Universitas Atma Jaya Yogyakarta, dan berbagai universitas lain.
Sumber: ant
Semua Kain Pindah Harga
HORMAT KEPADA SEMUA PELANGGAN DAN CUSTOMER KAMI
Keadaan harga kain saat ini lebih tepat dikatakan pindah harga, karena kalau direntet kenaikannya terlalu drastis. Seiring itu pula kami tokokaint'wo juga menghaturkan beribu maaf karena ketidaknyamanan konsumen kami dan pelanggan kami atas kenaikan harga yang sering berubah-ubah. Untuk kepastian segala produk dan perihal tentang kami langsung hubungi saja nomer kontak kami.
Tokokaint'wo 0291 3445344
Keadaan harga kain saat ini lebih tepat dikatakan pindah harga, karena kalau direntet kenaikannya terlalu drastis. Seiring itu pula kami tokokaint'wo juga menghaturkan beribu maaf karena ketidaknyamanan konsumen kami dan pelanggan kami atas kenaikan harga yang sering berubah-ubah. Untuk kepastian segala produk dan perihal tentang kami langsung hubungi saja nomer kontak kami.
Tokokaint'wo 0291 3445344
Jumat, 05 November 2010
the Secret story of icon Logo
Banyak dari kita hanya berfikir visual saja, tetapi komunikasinya tidak ada. bagus di visualisasi tapi minim konsep. Segala sesuatunya harus terkonsep dahulu ketika memulai untuk mendesain, janganlah bercerita setelah karyamu terbentuk, jika itu yang kamu lakukan berarti kamu termasuk orang yang banyak bohongnya. Dan inilah persepsi desain untuk watak kamu. Desain dibuat setelah konsep keluar, bukanlah angan-angan yang kamu coret kedalam kanvas atau selembar kertas. Desain dimulai dari kamu menulis tema, mendiskripsikan, mencari bentuk persuasif, memberi improvisasi, sampai menuju inovasi. Sering dari mereka berbicara seni di dalam desain, namun mereka lupa menyadarinya. Mengaku mendesain padahal membuat karya seni. Desain dan seni adalah sesuatu yang beda, mereka mempunyai kunci-kunci yang berbeda pula, walau mereka seiring sering digabunngkan.Carilah rentet cerita yang akan kamu ungkapkan dan terangkan, tidak sekedar gambar, tapi makna komunikatif itu yang dicari dan disampaikan, inilah desain yang seutuhnya, bukan hanya menggambar dari apa yang kamu suka, tanpa menghitung kekurangan dan keterbatasan makna.
Ini adalah contohku untuk kamu yang suka berkomunikasi lewat visual. Diam, tersenyum, tertegun dan tertunduk, cukup itu saja, namun jika kamu pendesain sudah mengucap maka terkuaklah rahasiamu yang sejujurnya. Dimana kamu bisa terlihat jelas batas martabat dan derajat di bawah maha karya serta dikerumunan banyak orang yang berkoar tentang desain.
Inilah cara berbicaraku lewat desain komunikasi visual.
Jika kalian melihat icon logo di bawah ini, kalian akan mengetahui rahasia tentang waktu ke waktu hingga INDEPENDENT DAY atas bumi tercinta ini. Saya mengajak anda untuk menelan/menelaah apa yang aku sketsakan disana, terserah anda menentukan arah cerita, tapi ini adalah arahku untuk menyampaikan.
Segalanya air, kemudian ikan yang dibuat hingga daratan terbuat didalamnya. Ketika aku menaruh perut ikan diantara gugusan Iran hingga Indonesia maka itu berarti jajaran daratan yang kaya kan minyak, diperut ikan-lah kandungan minyak lebih banyak. Seperti Australia sebagian besar hanya terletak dibagian ekor, maka Australia sangat minim dengan sumber minyak, klo toh ada mungkin untuk persedian 11 hingga 20 tahun saja sudah habis. Kutub Utara yang mencair membuat panas matahari semakin terasas, dan saat ini membawa dampak dibawanya uap air ke arah Kutub Selatan hingga akhirnya bertambahlah faktor hujan yang cukup deras hingga daerah China ke arah Kutub Utara tergenang dan banjir, lelehan kutub yang mencair membuat daerah Eropa bagian ataspun sekarang terasa panas. Temukanlah rahasianya lagi sendiri.
Langganan:
Postingan (Atom)







